IAIN Bukittinggi

Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

HMJ Perbankan Syariah : Bahas Kontribusi Islam Dalam Pengembangan Ekonomi

20 December 2017 By In Berita Terbaru

uui            HMJ S1 Perbankan Syari’ah FEBI & the Pioneers IAIN Bukittinggi adakan seminar internasionaldengan tema “The Qualities of the true Muslim and it’s contribution in developing the economy” pada (16/12) di Student Center Kampus II IAIN Bukittinggi . Pemateri         yaitu Dr. Tajuddin Ahmad bin Sa’id al-‘Abbasi (Dosen sudan, Malaysia dan Indonesia) dengan Penterjemah K.H. Khaidir Ridwan. Acara dihadiri oleh Wadek I FEBI, KAJUR Perbankan Syariah FEBI, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, dosen dan Mahasiwa.
           Wakil Dekan I FEBI Dr. Miswardi menyebutkan bahawa mahasiswa harus memacu kualitas diri dan skill di dunia kerja. Kurikulum KKNI sekarang mensyaratkan mahasiwa harus ada SKPI (surat keterangan pendamping ijazah).

“Diharapkan mahasiwa di samping punya keterampilan keilmuan, mahasiwa juga hendaknya banyak melakukan kegiatan ekstra agar bisa menambah kualitas dan kuantitas soft skill untuk menghadapai dunia kerja.”

Sekretaris Dinas Pendidikan Bukittinggi Drs. Antoni Samawil berharap perbankan Syari’ah bisa menguatkan posisi kita sebagai muslim di bidang ekonomi dan memberikan kenyamanan kepada umat. Diharapkan umat islam khususnya mahasiwa perbankan syari’ah komit dengan aturan perbankan dan ekonomi syari’ah ini.

DEMA FEBI Malfiko mengungkapkan tantangan kita kaum muda sekarang adalah bahwa Indonesia mulai 2020-2030 akan dihuni kaum muda, dan kenyataannya kaum muda kita masih kurang skillnya dan belum siap menghadapai tantangan ekonomi global. Semoga dengan seminar ini bisa membuka cakrawala kaum muda dan memacu kualitas pribadi dalam menguasai ekonomi.

Ketua HMJ Perbankan Syari’ah Anwar Sholihin mengatakan seminar ini bisa diharapkan bisa meningkatkan kualitas mahasiswa IAIN Bukittinggi khususnya Perbankan Syari’ah, yang memiliki karakter di mata Allah swt baik dia sebagai ekonom ataupun bukan ekonom.

Dr. Tajuddin Ahmad bin Sa’id al-‘Abbasi menyatakan bahwa Hubungan seorang muslim dengan Allah dalam pengaruhnya terhadap ekonomi syari’ah. Hubungan seorang muslim dengan masyarakatnya dalam pengaruhnya terhadapa ekonomi syariah.

“Seorang muslim hendaknya bisa menjadi ekonom syari’ah yang sesuai dengan ketentuan agama islam untuk bisa menjadi kekuatan ekonomi global dalam menyaingi ekonomi konvensional.” Ujarnya, (Humas IAIN Bukittinggi)

Read 521 times

Download Template Joomla 3.0 free theme.