IAIN Bukittinggi

Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

Anak Terlantar dan Lansia Rentan Depresi

23 January 2015 By In Berita Terbaru

Kecenderungan mengalami depresi meningkat sejalan bertambahnya usia. Kaum lansia merupakan salah satu kelompok orang yang rentan mengalami depresi sepanjang hidupnya. Ketua Jurusan  Bimbingan Konseling  IAIN Bukittinggi, Afrinaldi , mengatakan bahwa sekitar 1-5% populasi lansia mengalami gangguan depresi.  Masalah depresi yang menjadi faktor risiko bunuh diri utama ternyata banyak dialami oleh kaum lanjut usia atau lansia, imbuhnya. Organisasi kesehatan dunia WHO mencatat, setiap tahunnya lebih dari 800.000 orang meninggal karena bunuh diri, atau satu kematian setiap 40 detik. Angka ini berdasar penelitian selama 10 tahun di 172 negara. Bahkan, kondisi depresi juga rentan dialami oleh anak-anak. Biasanya mereka berasal dari anak-anak yang ditelantarkan oleh orang tua atau yang tidak lagi memiliki orang tua, ungkapnya.  

Menyikapi kondisi ini, IAIN Bukittinggi menggulirkan program Praktek Lapangan Bimbingan Konseling Luar Sekolah (PLBKLS) di panti asuhan dan panti jompo. AfrinaldiAfrinaldi mengatakan  bahwa mereka yang tinggal di panti asuhan dan panti jompo pada umunya memiliki berbagai persoalan psikologi yang membutuhkan penanganan khusus.  Kegiatan ini diikuti oleh  mahasiswa program studi Bimbingan Konseling yang duduk di semester tujuh. Ketua Unit Program Praktek Lapangan (UP2L) IAIN Bukittinggi, Linda Yarni, mengatakan bahwa untuk semester ganjil tahun akademik 2014/2015 ini, mereka  ditempatkan di sejumlah panti jompo dan panti asuhan yang ada di kabupaten Agam, Tanah Datar, kota Bukittinggi, Padang Panjang, dan Payakumbuh. Program ini berlangsung selama dua bulan dari tanggal 21 Januari hingga 23 Maret 2015.

 Selama berada di lapangan, para mahasiswa memberikan berbagai jenis layanan konseling baik untuk individu  maupun kelompok. Kekhasan jurusan bimbingan konseling IAIN Bukittinggi yang saat ini meraih akedetasi ‘B’ ini adalah dengan menerapkan layanan konseling berbasis pendekatan Islam. Ilmu konseling yang didalami oleh mahasiswa IAIN Bukittinggi selain didasarkan pada teori-teori ilmiah, juga diperkuat dengan ilmu psikologi berbasis ajaran Islam. Pendekatan agama Islam terbukti ampuh dalam mengatasi berbagai masalah yang dimiliki oleh mereka yang tinggal di panti asuhan dan panti jompo, ungkap Afrinaldi. [Irwandi Nashir/Humas IAIN Bkt]

Keterangan Foto:

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan IAIN Bukittinggi, Nuraisyah, M.Ag., tengah melepas keberangkatan mahasiswa Bimbingan Konseling untuk praktek lapangan ke panti asuhan dan jompo, Rabu, 21/1 di kampus II IAIN Bukittinggi. [Foto Humas]   

Read 822 times
Irwandi Nashir, M.Pd

Humas & Dosen Bahasa Inggris IAIN Bukittinggi

Download Template Joomla 3.0 free theme.