IAIN Bukittinggi

Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

LP2M IAIN Bukittinggi : Membangun Tradisi Penelitian Gender dan Anak

24 May 2017 By In Berita Terbaru

workshop gender

Gender dan anak saat ini menjadi perhatian oleh masyarakat. Berbagai persoalan dan isu sosial muncul dari persoalan gender dan anak ini. Lembaga Penelitian dan Pengembangan kepada masyarakat (LP2M) IAIN Bukittinggi mengadakan workshop gender dan anak di aula rektorat IAIN Bukittinggi. Workshop ini bertemakan “membangun tradisi penelitian dan publikasi ilmiah berbasih gender dan anak. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Sabtu dan Minggu 20-21 Mei di Aula Rektorat Lama IAIN Bukittinggi.

Pemateri kegiatan ini yaitu Nur Rafiah, Ph.D dosen UIN Jakarta dan Nur Said, Ph.D dosen Stain Kudus. Pemateri didatangkan khusus sebagai pendalaman bagi peserta untuk meneliti tentang gender.

Gusril Basyir, M.Hum Ketua LP2M IAIN Bukittinggi mengatakan peserta ini berasal dari dosen IAIN Bukittinggi yang menyerahkan tulisan mengenai gender dan anak. "Peserta yang berasal dari berbagai fakultas di IAIN Bukittinggi, dengan berbagai disiplin ilmu. Harapannya dosen bisa membahas gender dan anak sesuai dengan disiplin keilmuaannua"

Worksop ini juga sebagai pelatihan lanjutan bagi peserta untuk menulis di jurnal Humaniora salah satu Jurnal di IAIN Bukittinggi.

Ketua Panitia Erinaldi, SH mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melatih dosen menulis sesuai dengan standar. Sehingga jurnal yang dihasilkan nanti bisa sesuai dengan aturan. “bisa terakreditasi”

Nur Rafiah, Ph.D Dosen UIN Jakarta menjelaskan materi tentang tafsir dan Gender. Ia menjelaskan bagaimana gender di dalam al-Quran”

Menurutnya ayat-ayat al-quran sangat pro dengan perempuan. “Setelah saya teliti sdan baca al-Quran, sesungguhnya al-Quran itu sangat memperhatikan wanita ungkapnya”

Sementara Nur Said, Ph.D menjelaskan bagaiman teori dalam menulis jurnal. Mulai memilih judul, membuat abstrak, kesimpulan dan isi. Ini sesuai dengan pengalamannya yang mempin 5 jurnal yang sudah terakreditasi.

Ia menyarankan agar bisa menulis out of the box. “Kalau tulisan itu sama dengan orang lain, maka biasanya reviewer tidak akan memilih. Makanya harus dipilih kata-kata yang paling bagus” ungkapnya. (Humas IAIN Bukitinggi)

Read 412 times

Download Template Joomla 3.0 free theme.