IAIN Bukittinggi

Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

Kurenah Kito RRI Bahas Radikalisme di IAIN Bukittinggi

19 May 2017 By In Berita Terbaru

kurenah kito

Radio Republik Indonesia Bukittinggi lakukan Siaran langsung (on-air) bekerjasama  dengan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Bukittinggi. Kegiatan dengan program Kurenah Kito ini membahas tema Menyikapi Deklarasi Radikalisme. Narasumbernya yaitu Dekan FUAD, Ketua MUI Bukittinggi, Kapolres Bukittinggi yang diwakili oleh Kasat Bimas, Wakil Dekan I dan Kepala RRI Bukittinggi. Kegiatan ini dilaksanakan dipelataran FUAD pada (17/05) lalu.

Dekan FUAD IAIN Bukittinggi Dr. Gazali mengatakan bahwa mahasiswa harus mewaspadai radikalisme, baik misi, aksi dan sasaran radikalisme. “Dengan itu mahasiswa bisa menjahui hal-hal yang bersifat radikal”

AKP Ridi Aprianto (Kasat Bimas) menyebutkan  Radikalisme merupakan suatu masalah yang serius sehingga  perlu penagangan dengan mengangkat BABIN KANTIBNAS di seluruh keluarahan dan nagari. 

“Mahasiswa seharusnya bisa memfilter berita yang masuk terutama di media sosial. paham radikalisme itu lebih mudah untuk masuk ke kampus karena mahasiswa sedang mencari jati diri”

Dr. Aidil alfin ketua MUI Bukittinggi menyebutkan bahwa ajaran Islam sangat menentang pemaksaan sikap, prilaku dan pemikiran kepada orang lain,ajaran  Islam itu sangat menghargai Perbedaan Pendapat.

Dr. Darul Ilmi wakil Dekan I FUAD meninjau radikalisme dari aspek pendidikan didunia kampus. “pendidikan tentang radikalisme harus dimulai semenjak awal/dasar semenjak  anak duduk di sekolah dasar.”

Sementara itu Kepala RRI Menyebutkan bahwa bahwa radikalisme itu muncul karena danya ketidak rukunan di kampus .

Dalam kesempatan ini juga dilakukan Perjanjian Kerjasama (MOU) tentang penyelenggaraan pendidikan dan peningkatan SDM  antara FUAD IAIN Bukittinggi dengan RRI  cabang Bukittinggi .

Kerjasama ini memiliki maksud dan tujuan guna membangun hubungan kelembagaan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak dalam upaya memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki, agar upaya pengembangan yang terkait denga kepentingan kedua belah pihak dapat tercapai.

Ruang lingkup perjanjian ini meliputi; Membangun model pembelajaran, pengajaran, prasarana, model sarana, penyebarluasan informasi dan fasilitasi magang mahasiswa, Narasumber dan atau tenaga pengajar program reguler atau kuliah tamu, Pengembangan dan penelitian keilmuan serta pengabdian masyarakat dan Bantuan beasiswa mahasiswa. (Humas IAIN Bukittinggi)

Read 280 times

Download Template Joomla 3.0 free theme.